Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat melanda wilayah pegunungan di perbatasan Nepal dan Tibet (Tiongkok) pada Rabu (26/8) pagi waktu setempat. Bencana ini dipicu oleh runtuhnya bagian bawah gletser di wilayah hulu Himalaya yang langsung meluap ke aliran Sungai Bhote Koshi dan Trishuli. Getaran dan energi akibat runtuhnya gletser sempat dikira gempa bumi oleh warga setempat. Hingga Kamis (27/8), total korban tewas mencapai sedikitnya 160 orang. Kepolisian Nepal berhasil mengevakuasi 157 jenazah di wilayah perbatasan, sementara otoritas di sisi Tibet mengevakuasi 3 korban jiwa. Infrastruktur penting seperti jembatan, jalan raya, perumahan, hingga proyek PLTA di sepanjang lembah hancur diluluh lantak diterjang arus lumpur.
Pihak berwenang dari kedua negara masih terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di tengah tumpukan sedimen lumpur yang tebal. Ratusan warga lokal masih belum diketahui nasibnya. Badan Pariwisata Nepal melaporkan 644 pelancong dan wisatawan asing dari 33 negara yang hilang di area terdampak bencana. Gletser di kawasan hulu pegunungan Himalaya runtuh pada Rabu pagi (26/8), melepaskan energi besar hingga menimbulkan getaran hebat menyerupai gempa. Sinyal energi terdeteksi pada pukul 08.37 waktu setempat oleh badan pemantau geologi. USGS awalnya mengumumkan sinyal sebagai gempa bumi magnitudo 4,4, namun kemudian mengoreksi menyatakan bahwa sinyal berasal dari tanah longsor, bukan gempa bumi.
Aliran air bah yang membawa material lumpur menyapu bersih wilayah hilir di sepanjang aliran Sungai Bhote Koshi dan Trishuli. Di wilayah Nepal, banjir bandang menghancurkan kawasan permukiman padat di Timure dan Syabrubesi di Distrik Rasuwa. Bencana ini juga merusak infrastruktur listrik dan fasilitas pos lintas batas Gyirong di sisi Tibet, China. Banjir bandang ini memicu evakuasi massal sekitar 5.000 penduduk di wilayah Bihar, India. Kementerian Luar Negeri Indonesia terus memantau keselamatan WNI di Nepal dan China, belum ada laporan WNI yang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.07
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 03.49
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
Berita terkait
Foto: Sebelum dan Sesudah Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.10
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.05
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Kesaksian Pilot Lihat Ngerinya Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.39