BGN Evaluasi Dapur MBG di Karo, Bakal Tiru Test Chemical SPPG Polri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan adanya evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, setelah ratusan siswa mengalami keracunan akibat konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden ini mendorong BGN untuk mempertimbangkan penerapan chemical test pada setiap dapur SPPG, mirip dengan metode yang digunakan oleh Polri. Chemical test bertujuan mendeteksi keberadaan bahan berbahaya seperti arsenik, basi, atau zat lain yang tidak aman dikonsumsi. BGN belajar dari keberhasilan SPPG yang dikelola oleh Bhayangkari Polri, yang selama ini tidak pernah mengalami kasus keracunan berkat penggunaan test kit. Target BGN adalah mencapai zero case atau tidak adanya kasus keracunan MBG di seluruh negeri. Dalam tiga minggu terakhir, BGN telah menutup 1.300 SPPG yang dinyatakan tidak memenuhi standar. Dari total 27.000 dapur, sebagian besar dianggap sudah berjalan dengan baik, namun BGN siap menutup permanen SPPG yang tidak mau memperbaiki kondisi atau tidak memenuhi standar yang ditetapkan, termasuk memberhentikan status pegawai tidak tetap (ASN PPPK) yang bersangkutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.28
BGN Tak Pandang Pemilik, 1.300 Dapur MBG Ditutup dan Bisa Permanen jika Tak Penuhi Standar
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.01
BGN Pertimbangkan SPPG Pakai Test Kit untuk Deteksi Kandungan Berbahaya MBG
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 10.15
Tak Cukup Cek Aroma dan Rasa, BGN Siapkan Tes Kit Kimiawi di Setiap Dapur MBG
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Sudaryono Ancam Pecat Kepala SPPG Imbas Kejadian Keracunan di Sumut
Berita terkait
BGN Setop Operasional SPPG di 4 Daerah, Termasuk di Karo
JawaPos · 23 September 2026 pukul 17.30
BGN Pecat Pegawai SPPG yang Bikin Konten Nirempati, Ada Pesan Keras untuk Seluruh Personel
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.47
BGN Geram soal Video Viral Pegawai SPPG: Yang Dibutuhkan Korban adalah Empati
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 07.30
SPPG yang Sebabkan Keracunan MBG Dipolisikan BGN, Ahmad Sahroni: Saya Dukung, Jangan Rusak Program Prioritas Presiden
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 18.38