Tak Cukup Cek Aroma dan Rasa, BGN Siapkan Tes Kit Kimiawi di Setiap Dapur MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) akan menyediakan tes kit kimiawi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tes kit ini digunakan untuk mendeteksi zat berbahaya seperti arsenik dan indikasi pembusukan makanan, karena pemeriksaan sebelumnya hanya mengandalkan uji organoleptik yang tidak memadai.
BGN telah menutup sekitar 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keamanan pangan, termasuk pasca kasus keracunan makanan di Berastagi. Penggunaan tes kit kimiawi mengacu pada praktik SPPG Bhayangkari Polri yang dinilai berhasil.
Selain pengawasan ketat, BGN akan memberikan sanksi kepada personel yang tidak memenuhi standar kerja. Evaluasi juga dilakukan terhadap kebijakan insentif Rp6 juta per hari bagi SPPG untuk keberlanjutan program.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 01.00
1.300 Dapur MBG Ditutup, Standar Pangan Jadi Sorotan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.11
BGN Evaluasi Dapur MBG di Karo, Bakal Tiru Test Chemical SPPG Polri
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 02.35
Buntut Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Momen Kepala BGN Sudaryono Lari Bawa Ompreng MBG, Serahkan ke Prabowo-Gibran
Berita terkait
BGN Kirim Tim Investigasi Kasus Keracunan Makanan MBG di Papua
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.55
BGN pastikan telah copot kepala SPPG di Jayapura usai keracunan MBG
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 17.57
BGN cabut status suspend tujuh dapur SPPG di Papua Barat
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.14
Sudaryono Copot Kepala SPPG Imbas Keracunan MBG Siswa SMA di Berastagi
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.34