BGN Sisir Penerima MBG: 6 Juta Dipangkas, Rp311 Miliar Dikembalikan ke Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menyisir kembali data penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan anggaran lebih tepat sasaran. Menurut Kepala BGN Sudaryono, sekolah swasta elit seperti SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Kemala Bhayangkari tidak lagi mendapatkan alokasi MBG karena dianggap mampu menyediakan makanan sendiri. Sekitar 80 sekolah swasta di seluruh Indonesia telah dieksklusi dari program ini.
Selain itu, BGN menemukan adanya duplikasi pendaftaran sebesar 6 juta penerima manfaat, seperti siswa yang terdaftar di pesantren sekaligus SMP. Akibat penyisiran ini, sejumlah penerima yang tidak berhak harus dikeluarkan dari daftar.
BGN juga mengembalikan dana sebesar Rp311 miliar ke kas negara setelah menemukan 414 dapur penyedia MBG yang belum beroperasi meskipun sudah menerima alokasi dana. Proses penyisiran masih berlanjut untuk memastikan akurasi data dan penggunaan anggaran yang optimal. Masyarakat dapat memverifikasi status penerima MBG melalui sistem Radar MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.15
Bos Badan Gizi Nasional Sambangi Purbaya Mau Bahas Anggaran MBG
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.15
Bos BGN Sambangi Kantor Purbaya, Bahas Apa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.30
Zulhas Sudah Ketok Palu dan Jamin Tak Ada Lagi Skandal MBG, Mulai Kapan?
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.15
Sekolah Swasta Elit Tak Terima MBG Lagi, Penerima Berkurang 6 Juta
Berita terkait
Bos BGN: Guru Tak Seharusnya Urus Ompreng MBG
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 18.58
Sudaryono Tegas soal MBG: Kalau Tak Mampu, Mundur Jangan Pertaruhkan Nyawa
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.17
Bukan Konten, Tretan Muslim Tuntut Kepala BGN Ungkap Pihak yang Bertanggung Jawab atas Keracunan MBG
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 21.03
Kepala BGN Curhat ke Menteri PKP, Ada Penerima MBG Belum Punya Rumah
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30