BGN Tutup Permanen 504 Dapur MBG Karena Tak Penuhi Standar SLHS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena tidak memenuhi standar Sertifikat Laik Higine Santitasi (SLHS). Penutupan dilakukan berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan yang disampaikan melalui Kementerian Kesehatan. Kepala BGN Sudaryono mengumumkan hal ini dalam rapat koordinasi di Kemendagri pada 13 Agustus 2026.
Sebelumnya, BGN memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus 2026 kepada seluruh SPPG untuk menyelesaikan SLHS. Namun, 504 dapur dilaporkan tidak memenuhi standar dan ditutup. Sementara itu, sekitar 3.000 dapur lainnya telah mendaftar dan masih dalam proses pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan di berbagai daerah.
BGN menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap dapur yang tidak layak karena menyangkut keamanan makanan bagi anak-anak penerima program. Sudaryono menekankan bahwa ini berkaitan dengan nyawa dan tidak bisa ditawar, serta meminta dukungan kepala daerah untuk mempercepat proses pemeriksaan dan sertifikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Naik Jadi Rp240 Triliun
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.48
504 Dapur MBG Ditutup Permanen, Kepala BGN: Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.57
BGN Wajibkan Dapur MBG Borong Ayam dan Telur Peternak Lokal
Berita terkait
Program MBG Sudah Telan Anggaran Rp 139,77 Triliun
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.56
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
JawaPos · 14 September 2026 pukul 15.15
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Zulhas: Pecat kalau Sengaja
Detik.com · 4 September 2026 pukul 12.56
Anggaran BGN Tahun 2027 Tembus Rp240,2 Triliun, Buat MBG Rp232,5 Triliun
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.16