BI Banten Sulap Limbah Uang Kertas Jadi Energi Ramah Lingkungan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) 1 Suralaya untuk memanfaatkan limbah racik uang kertas (LRUK) sebagai bahan bakar alternatif dalam proses co-firing pembangkit listrik. Menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Banten, Sofwan Kurnia, kolaborasi ini menandakan perubahan cara pandang dalam pengelolaan limbah hasil pemusnahan uang rupiah. Sebelumnya, LRUK dianggap sebagai residu, namun kini diberi nilai guna sebagai sumber energi alternatif. Pemanfaatan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam mendorong lingkungan yang berkelanjutan dan ekonomi hijau. Uang rupiah yang tidak layak edar dimusnahkan terlebih dahulu, kemudian menghasilkan LRUK yang terbentuk dari proses penggilingan uang menjadi partikel kecil. Dengan demikian, limbah yang biasanya tidak berguna ini kini berkontribusi pada produksi energi yang ramah lingkungan.
Bagikan
Berita terkait
Destry komitmen perkuat monitoring LDD guna cegah under-invoicing
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 19.08
Video: Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur dan Biaya Transaksi QRIS 0%
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.00
Destry Damayanti Jelaskan Makna Sinergi BI dengan Pemerintah
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.58
Tantangan Destry Menjaga BI Tetap Kredibel di Tengah Tekanan Ekonomi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.34