Video: Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur dan Biaya Transaksi QRIS 0%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Nasional (ASPI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai inovasi sistem pembayaran domestik. KKI dirancang untuk menjadi alternatif kartu kredit lokal yang dapat digunakan oleh konsumen di berbagai merchant di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya mendukung digitalisasi pembayaran, BI juga memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0%. Kebijakan ini berlaku efektif mulai 1 Oktober 2026. Untuk merchant Usaha Mikro (UMI), MDR 0% diterapkan pada transaksi hingga Rp500.000. Sementara untuk merchant kategori lain (kecil, menengah, dan besar), MDR 0% berlaku untuk transaksi hingga Rp100.000, yang sebelumnya dikenakan biaya sebesar 0,7%.
Dampak kebijakan KKI dan MDR 0% ini diharapkan dapat mengurangi biaya transaksi bagi pelaku usaha, sekaligus mendorong adopsi pembayaran digital yang lebih luas di kalangan konsumen dan merchant.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 17.24
Pimpin BI, Destry Ungkap akan Perkuat Bauran Kebijakan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.07
Destry Paparkan Visi Jadi Gubernur BI, Fokus Stabilitas Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.25
Transaksi Digital Sumut Tumbuh, QRIS Dorong Efisiensi Ekonomi dan PAD
Berita terkait
Hore! BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.59
Video: Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.00
Kartu Kredit Indonesia Meluncur, Bakal Bisa Dipakai di Berbagai EDC
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.19
BI sebut sejumlah PJP lain mulai daftar jadi penerbit KKI segmen ritel
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.23