BI: Prospek Ekonomi Global 2026 masih Lemah, Ketidakpastian Pasar Keuangan Tinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memperkirakan prospek ekonomi global 2026 masih lembut dengan pertumbuhan dunia sekitar 3% dan inflasi global 4,5%. Ketidakpastian pasar keuangan tinggi akibat eskalasi perang di Timur Tengah yang menaikkan harga minyak. Fed Funds Rate AS berpotensi naik pada Q4 2026, mempengaruhi investor emerging market. Di Indonesia, ekonomi tumbuh 5,29% YoY pada Q2 2026 didukung stimulus fiskal pemerintah. BI memperkirakan pertumbuhan Indonesia 2026 4,9-5,7% dengan fokus pada koordinasi kebijakan fiskal-moneter.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.30
BI Proyeksi Ekonomi Global Hanya Tumbuh 3%, Tekanan Inflasi Masih Tinggi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.48
Prospek Ekonomi Global Lemah, Pertumbuhan Diproyeksi hanya 3 Persen
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.57
BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh 3%
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 14.40
BI: Prospek ekonomi global masih lemah, ketidakpastian tetap tinggi
Berita terkait
Ekonomi Tahun Ini Suram, Gubernur BI Ramal 2027 Ada Perbaikan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.45
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.903 per USD
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 17.03
BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Masih Melambat
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.08
Bos BI Bawa Kabar dari Pertemuan G20: Dunia Tak Baik-Baik Saja
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.26