Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Biasa Terima Rp116 M, Bapanas Minta Tambah Anggaran Rp16 T-Buat Apa?

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp16 triliun untuk program pangan pada 2027, jauh melebihi anggaran reguler tahunan sebesar Rp161 miliar yang sudah mencakup gaji dan kegiatan rutin. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR terkait Rencana Kegiatan dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) 2027. Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menjelaskan bahwa anggaran tambahan akan digunakan untuk program bantuan pangan seperti beras, jagung, dan kedelai melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta program penganekaragaman pangan melalui inisiatif Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Selain itu, dana juga akan dialokasikan untuk pengendalian daerah rawan pangan dan pengawasan pangan segar di masyarakat.

Pada 2026, bantuan pangan diberikan kepada sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM), terutama masyarakat pada desil 1 hingga 4. Namun, untuk 2027, Bapanas memperkirakan jumlah penerima bantuan akan berkurang akibat perbaikan kondisi ekonomi masyarakat yang sebelumnya termasuk dalam kelompok miskin ekstrem. Akibat penurunan jumlah penerima, anggaran yang diusulkan juga lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp17 triliun. Namun, Bapanas masih menunggu data rinci dari Kementerian Sosial mengenai jumlah KPM yang akan menerima bantuan pada 2027.

DPR secara prinsip menyetujui usulan tambahan anggaran tersebut, namun meminta Bapanas menyampaikan rincian penggunaan dana, termasuk alokasi untuk beras SPHP, jagung SPHP, kedelai SPHP, dan gerakan pangan murah. Bapanas akan menyusun dokumen rincian tersebut secara tertulis untuk disampaikan kepada DPR, dengan pembahasan lanjutan dijadwalkan pada 25 Agustus 2026.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait