Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Biaya Perang Membengkak, Rusia Pangkas 35% Belanja Nonmiliter

Pemerintah Rusia memotong belanja nonmiliter hingga 35% untuk menekan tekanan fiskal akibat meningkatnya biaya perang, sementara belanja pertahanan tetap dipertahankan. Kementerian Keuangan Rusia melaporkan defisit anggaran federal mencapai 5,8-5,9 triliun rubel (2,5% PDB) pada Januari-April 2026, hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Defisit kumulatif kemudian naik menjadi 6,5 triliun rubel (2,8% PDB) pada akhir Juli dan mencapai 8,654 triliun rubel pada 24 Agustus 2026.

Menteri Keuangan Anton Siluanov menyatakan dukungan penuh terhadap anggaran, namun pada April 2026 telah memperingatkan PM Mikhail Mishustin tentang risiko keterbatasan kas untuk memenuhi kewajiban pemerintah. Saldo rekening tunggal perbendaharaan federal dilaporkan mencapai minus 5,5 triliun rubel (sekitar USD65,3 miliar).

Sebagai bagian dari penghematan, pemerintah meminta lembaga federal menyiapkan pengurangan pegawai hingga 15%. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengakui tekanan defisit anggaran namun menyebut kondisi masih dapat dikelola.

Berita terkait