Billy Mambrasar Dorong Pembentukan KEK UMKM di Batam untuk Genjot Ekspor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Billy Mambrasar dari Komite Eksekutif Presiden mendorong pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) khusus UMKM di Batam untuk meningkatkan ekspor. Usulan ini disampaikan dalam pertemuan di Hotel Ibis pada 26 Agustus 2026 dengan peserta dari Kementerian Koperasi dan UMKM, Pemerintah Daerah, BP Batam, dan pelaku usaha lokal. Billy menyoroti ketimpangan ekonomi di Batam, di mana investasi asing tumbuh namun manfaatnya tidak merata bagi masyarakat, dengan konsumsi rumah tangga hanya berkontribusi 20-30% terhadap PDRB akibat capital outflow.
KEK UMKM dirancang untuk memberikan kemudahan seperti insentif fiskal, bea cukai, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. Billy meminta kolaborasi antar-Kementerian untuk mengakomodir pelaku usaha dalam satu kawasan strategis. Menurut BPS, potensi UMKM di Batam sangat signifikan untuk dikembangkan melalui skema kawasan khusus ini.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi, menyambut positif gagasan ini sebagai terobosan untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Billy optimis KEK UMKM dapat meningkatkan ekspor, menarik wisatawan asing melalui sektor kuliner dan hospitality, serta mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau.
Bagikan
Berita terkait
Bea Cukai Bekali UMKM dari Prosedur Ekspor hingga Strategi Gaet Buyer Internasional
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.05
Destry soroti tantangan ekspor di tengah CAD yang defisit pada TW-II
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 15.34
Destry soroti tantangan ekspor di tengah CAD melebar pada kuartal II
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 15.34
Calon Gubernur BI Sebut Rupiah Harusnya Lebih Kuat dari Rp17.700/US$
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.30