Bisa Deteksi Harta Penerima Bansos, Pemerintah RI Gunakan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung sistem perlindungan sosial (perlinsos). Menurut Luhut Binsar Panjaitan, AI akan mengintegrasikan data dari berbagai kementerian dan lembaga terkait kependudukan guna memastikan hanya warga yang berhak menerima bantuan sosial. AI yang dikembangkan oleh anak bangsa ini juga diakui secara internasional.
AI tidak hanya untuk integrasi data, tetapi juga untuk memperbaiki pengelompokan desil penerima bansos agar lebih akurat. Luhut menyatakan bahwa dengan AI, seluruh kementerian dan lembaga dapat saling berkomunikasi untuk menentukan kelayakan penerima bantuan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa data penerima bansos akan berasal dari Dukcapil Kemendagri, yang mencakup data biometrik seperti pengenalan wajah. Data ini akan dicocokkan dengan kepemilikan tanah, kendaraan, dan rekening perbankan untuk mendeteksi kemungkinan kesenjangan atau kelebihan penerima bantuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.27
Bansos 2027 Jadi Tahap Awal Pemerintah Ubah Subsidi Barang Menjadi Tunai
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.02
Tito Wanti-wanti Agen Bansos Tak Boleh Pungut Uang dari Warga
kumparan · 30 September 2026 pukul 19.30
Kemensos dan DEN Gandeng Polri Jadi Agen Perlinsos di Pedesaan
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.30
Mendagri Tegaskan Registrasi Bansos Gratis, Tak Ada Celah Pungli Agen
Berita terkait
Qodari: DTSEN Pastikan Perlindungan Sosial Jangkau Warga yang Membutuhkan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.08
Populer: Bansos Nontunai Sasar 50 Juta Orang; 77,6% Bantuan Salah Sasaran
kumparan · 11 September 2026 pukul 05.00
Luhut Ungkap Pemerintah Bakal Uji Coba Transfer Tunai Bansos Awal 2027
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.22
Luhut Pamer 3 Keunggulan AI Pemerintah yang Bakal Rilis Oktober 2026
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.45