Blok Gas Natuna yang Dikelola Hashim Banyak CO2, Realistis Digarap?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Nations Petroleum resmi ditunjuk sebagai pemenang lelang Wilayah Kerja Blok Natuna D-Alpha melalui Surat Keputusan Menteri ESDM No. 108.K/MG.4/DJM/2026 tanggal 17 September 2026. Perusahaan ini berkomitmen untuk investasi US$ 103,309,000 dalam tiga tahun pertama serta memberikan bonus tanda tangan US$ 200,000. Blok ini memiliki potensi gas jumbo hingga 200 triliun kaki kubik (TCF) dengan kandungan CO2 lebih dari 70%, sebelumnya mengalami migasnti sejak 1973 hingga 2022 karena tantangan teknis. Kementerian ESDM menilai teknologi pengolahan gas mini LNG (mulai 2 MMSCFD) kini lebih ekonomis dibandingkan skala besar 100 MMSCFD masa lalu, sehingga proyek kembali realistis untuk digarap. Pengembangan sebelumnya pernah dikelola ExxonMobil (1980-2007), Pertamina bersama mitra internasional hingga 2017, dan akhirnya dikembalikan kepada pemerintah pada 2022.
Bagikan
Berita terkait
Hashim Garap Blok Gas Raksasa Natuna Tapi Kandungan CO2-nya Besar!
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 19.30
Alot! Ini 3 Skenario Operator-Pengendali BUK Migas Pengganti SKK Migas
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.05
Target Lifting Minyak 2027 Jadi 612.500 Barel per Hari, Mampukah Tercapai?
kumparan · 5 September 2026 pukul 04.00
Indonesia Tawarkan 138 Blok Migas ke Investor Rusia di Eastern Economic Forum
VOI · 4 September 2026 pukul 15.00