Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Alot! Ini 3 Skenario Operator-Pengendali BUK Migas Pengganti SKK Migas

Komisi XII DPR RI mempercepat pembahasan revisi UU Migas, namun pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) Migas masih dalam albedo. Tiga skenario utama: BUK di bawah Presiden, PT Pertamina, atau Kementerian ESDM. Dony Maryadi Oekon menyebut konsep UU Migas 1971 sebagai rujukan, di mana Pertamina memimpin sektor migas. Malaysia (Petronas) menggunakan model serupa. Ramson Siagian mendukung BUK di bawah Presiden untuk kekuatan lebih kuat, dengan kemungkinan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) masuk. BUK harus mempercepat izin investasi dan mengurangi birokrasi. Eddy Soeparno menyatakan revisi UU Migas memperkuat ketahanan energi nasional, mengurangi impor, dan meningkatkan investasi di wilayah terpencil dan laut dalam. Ratna Juwita Sari menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pemerintah sebelum memberi pandangan.

Berita terkait