BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mencatat 1.598 gempa susulan telah terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah diguncang gempa utama berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus 2026. Dari total jumlah tersebut, gempa terbesar mencapai 6,2 magnitudo, sedangkan gempa yang dirasakan oleh masyarakat berjumlah 54 kali. BMKG menjelaskan bahwa proses penurunan frekuensi dan kekuatan gempa susulan masih berlangsung dan akan terus dipantau hingga 2 hingga 3 pekan ke depan.
Faisal menegaskan bahwa staf BMKG sudah berada di lokasi untuk membantu penanganan bencana. Di Pulau Flores, terdapat tiga kantor UPT BMKG yang telah bergerak ke lokasi. Mereka berfungsi mendampingi BPBD dan tim SAR dalam upaya penyelamatan. Selain itu, BMKG siap membantu proses perbaikan bangunan atau pembangunan kembali jika diperlukan setelah pemantauan berakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.18
Sampai Kapan Gempa Susulan Guncang NTT? Ini Prediksi BMKG
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28
BMKG: 2.119 Gempa Bumi Susulan Terjadi di NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.49
Penjelasan Lengkap BMKG Terkait Gempa M 7 di NTT
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.50
Ribuan Gempa Nonstop Hantam NTT, Petaka Sesungguhnya Ancam Flores?
Berita terkait
BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan di NTT, Berpotensi Hingga 4 Minggu
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Pemicu Kuatnya Gempa Bumi NTT hingga Berdampak ke Provinsi Lain
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.10
Gempa bumi berkuatan 6,2 magnitudo terjadi di Labuan Bajo NTT
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 12.07
BMKG: Telah Terjadi 37 Gempa Susulan di NTT, Terbesar 6,2 Magnitudo
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 08.26