BMKG Catat 2.119 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 2.119 gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak gempa utama Flores M 7,7 pada 15 Agustus 2026. Gempa terbesar bermagnitudo 6,2, sementara yang terkecil M 1,3. Dari total gempa, 24 berada di atas M 5, dan yang dirasakan masyarakat sebanyak 70 kali. Gempa utama disebabkan oleh aktivitas tektonik di Sesar Naik Flores dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Beberapa wilayah seperti Manggarai Utara, Ngada Utara, Ende, Flores Timur, dan Jeneponto berstatus Siaga, sementara Flores Timur, Bima, Dompu, dan Wajo berstatus Waspada. Peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 07.30 WIB. Korban jiwa gempa M 7,7 mencapai 68 orang, tidak ada yang masih hilang namun tim Basarnas tetap melakukan pencarian di tujuh kabupaten terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.52
NTT Diguncang 2.119 Gempa Susulan M1,3-6,2, BMKG Kasih Peringatan Ini
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.20
BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan di NTT, Pastikan Tak Ada Tsunami
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 18.59
BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan di NTT, Peluruhan Berlangsung 3-4 Pekan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 11.13
BMKG kerahkan tim survei dan uji makroseismik pascagempa M7,7 di NTT
Berita terkait
Satu Orang di Maumere Tewas Akibat Gempa Magnitudo 7,7
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.33
Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 111 Orang
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.53
Update Korban Gempa NTT: 100 Meninggal Dunia, 180.327 Mengungsi
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.52
Gempa Susulan di NTT Capai 4.256 Kejadian, Sebanyak 118 Dirasakan Warga
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 06.30