BMKG kerahkan tim survei dan uji makroseismik pascagempa M7,7 di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengirimkan tim gabungan untuk melakukan survei makroseismik, pengujian karakteristik respons tanah, dan verifikasi dampak tsunami pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, NTT. Pengujian dilakukan melalui pengukuran mikrotremor dan Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) di wilayah terdampak. Hasil survei akan menjadi basis pemetaan mikro-zonasi bencana serta rekomendasi rekonstruksi tata ruang dan bangunan aman gempa. Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka menjadi prioritas karena tingkat kerusakan sedang hingga berat. Hingga Senin (17/8) siang, 1.624 gempa susulan tercatat, termasuk 23 gempa di atas magnitudo 5,0 dan 59 yang dirasakan warga. BMKG mendorong masyarakat tetap tenang dan mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 10.29
Sinyal Itu Menyala Lagi di Flores
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.20
BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan di NTT, Pastikan Tak Ada Tsunami
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 18.59
BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan di NTT, Peluruhan Berlangsung 3-4 Pekan
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.52
NTT Diguncang 2.119 Gempa Susulan M1,3-6,2, BMKG Kasih Peringatan Ini
Berita terkait
Gempa Susulan di NTT Capai 4.256 Kejadian, Sebanyak 118 Dirasakan Warga
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 06.30
Gempa Susulan M5,7 Kembali Terdeteksi di Flores NTT, tak Berpotensi Tsunami
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.17
2.119 Gempa Susulan Guncang Flores NTT, BMKG Imbau Masyarakat Hindari Bangunan Rusak
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.00
BMKG Catat 2.119 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.40