BMKG: Sebaran Abu Anak Krakatau Kini Tak Lagi Terdeteksi, Kondisinya Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani mengungkapkan bahwa sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau saat ini sudah tidak lagi terdeteksi dari citra satelit sejak pukul 01.00 WIB. Hal ini menandakan wilayah sekitar gunung tersebut sudah bersih dari debu vulkanik, sehingga jika erupsi berhenti, tidak akan ada lagi sebaran abu yang meresiko. Sebelumnya, BMKG memantau pergerakan debu vulkanik hingga ketinggian 50.000 kaki, yang tersebar ke arah barat dan timur di lapisan bawah. Selain itu, BMKG juga memantau kondisi gelombang di Selat Sunda untuk mendeteksi potensi tsunami. Hasil pemantauan menggunakan HF Radar dan tide gauge menunjukkan tidak ada peningkatan signifikan tinggi gelombang atau perubahan arus yang mengkhawatirkan. Dengan demikian, kondisi di wilayah Selat Sunda dianggap aman dan tidak ada indikasi bahaya tsunami terkait erupsi Gunung Anak Krakatau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.09
BMKG: Udara di Lampung, Banten hingga DKI Sudah Bersih Abu Vulkanik
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.31
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda: DPR Minta Operasi SAR Maksimal
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.49
FOTO: Prabowo Perintahkan TNI AL Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 19.21
BMKG Wilayah Indonesia Sudah Bersih dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
BMKG Pasang 20 Sensor Tsunami di Selat Sunda: Tak Ada Anomali Kenaikan Air
kumparan · 7 September 2026 pukul 18.57
BMKG Ungkap Hasil Pantauan Tsunami di Selat Sunda
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.30
Sebaran Abu Krakatau 8 September 2026 di Wilayah RI, Ini Kata BMKG
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.17
Pengembang Lokal Bikin Situs Gratis untuk Pantau Sebaran Abu Anak Krakatau
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 10.13