BMKG Pasang 20 Sensor Tsunami di Selat Sunda: Tak Ada Anomali Kenaikan Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang 20 sensor tsunami gauge di sekitar Selat Sunda untuk memantau perubahan muka air laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada anomali kenaikan muka air laut yang terdeteksi. Sensor ini secara terus-menerus memantau aktivitas gunung berapi tersebut. Selain itu, BMKG juga telah menginstal lebih dari 20 sensor seismograf di wilayah yang sama untuk mendeteksi aktivitas erupsi dan mencegah potensi flank collapse seperti yang terjadi pada 2018. BMKG juga memantau Gunung Anak Krakatau melalui tiga stasiun rekam medan magnet di Lampung Selatan, Serang, dan Sukabumi. Berdasarkan data tersebut, terlihat adanya tren penurunan aktivitas erupsi dibandingkan dengan erupsi yang terjadi pada 4 dan 5 September. Sejak pukul 23.00 WIB pada 4 September hingga saat ini, amplitudo gangguan geomagnetik dan frekuensi petir vulkanik menunjukkan penurunan, menandakan proses peluruhan aktivitas erupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.30
BMKG Ungkap Hasil Pantauan Tsunami di Selat Sunda
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 13.33
Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG: Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.33
Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Tak Ada Anomali Muka Air Laut
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
Berita terkait
AHY Ungkap Penyeberangan Merak-Bakauheni Normal: Tak Ada Potensi Tsunami
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.56
Viral Air Laut Surut di Pesisir Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG
Detik.com · 7 September 2026 pukul 18.52
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 18.49
Bandara Atung Bungsu Kembali Dibuka, Sudah Tak Terdampak Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.35