BMKG Ungkap Hasil Pantauan Tsunami di Selat Sunda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang lebih dari 20 tsunami gauge di sekitar Selat Sunda untuk memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan hasil pemantauan, hingga kini belum ditemukan anomali kenaikan muka air laut maupun indikasi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Hal ini disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 7 September 2026. BMKG juga memantau erupsi melalui tiga lokasi rekaman magnet bumi di Lampung Selatan, Serang, dan Sukabumi, yang menunjukkan tren penurunan aktivitas erupsi sejak 4 September 2026. Sejak pukul 23.00 WIB pada 4 September hingga saat ini, amplitudo gangguan geomagnetik dan jumlah sambaran petir vulkanik menunjukkan erupsi yang lebih kecil dibandingkan dua erupsi sebelumnya. BMKG juga telah memasang lebih dari 20 sensor seismograf dan high frequency radar di Pantai Carita hingga Tanjung Lesung untuk mendeteksi potensi tsunami dari jarak sekitar 150 km, sebagai persiapan menghadapi situasi serupa dengan tahun 2018.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 September 2026 pukul 18.57
BMKG Pasang 20 Sensor Tsunami di Selat Sunda: Tak Ada Anomali Kenaikan Air
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 13.33
Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG: Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.33
Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Tak Ada Anomali Muka Air Laut
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
Berita terkait
AHY Ungkap Penyeberangan Merak-Bakauheni Normal: Tak Ada Potensi Tsunami
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.56
Viral Air Laut Surut di Pesisir Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG
Detik.com · 7 September 2026 pukul 18.52
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 18.49
Bandara Atung Bungsu Kembali Dibuka, Sudah Tak Terdampak Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.35