BMKG Ungkap Fakta Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau ke Semarang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau belum memasuki wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini menjawab isu yang beredar di media sosial mengenai adanya material erupsi yang mengandung sulfur dioksida (SO2) tersebar di Ibu Kota Jawa Tengah. Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Harits Syahid Hakim, menyampaikan bahwa hasil pemantauan secara visual melalui paper test dan citra satelit menunjukkan belum adanya indikasi abu vulkanik di wilayah Semarang. "Berdasarkan pantauan kami secara visualisasi melalui paper test dan juga citra satelit masih negatif," kata Harits kepada JPNN.com, Senin (7/9).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 September 2026 pukul 11.30
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Arah Angin, dan Menanti Bandara Dibuka
Detik.com · 7 September 2026 pukul 05.31
Sampai Mana Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar? Ini Kata BMKG
Detik.com · 6 September 2026 pukul 17.31
Mobil di Parkiran Terminal 2 Soetta Berdebu Imbas Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 13.39
Lima Bandara yang Ditutup Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
Berita terkait
Semarang Disebut Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, BMKG: Masih Negatif
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 13.27
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyelimuti Rumah Warga Ciputat Siang Ini
Detik.com · 6 September 2026 pukul 13.25
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Abu Vulkanik G. Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Ahli: Warga Perlu Pakai Masker
kumparan · 6 September 2026 pukul 09.53