Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Ungkap Pemicu Gempa NTT, Potensi Maksimal Capai M 7,9

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026), dipicu oleh aktivitas sesar naik di Busur Belakang Flores. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan bahwa kawasan ini memiliki potensi gempa maksimum hingga M 7,8–7,9. Mekanisme gempa ini serupa dengan gempa besar yang terjadi pada 1992 dengan magnitudo 7,5, yang juga menyebabkan kerusakan signifikan. BMKG menegaskan bahwa gempa ini termasuk dalam pola aktivitas sesar naik yang sudah lama diketahui di wilayah tersebut.

Setelah gempa besar ini, BMKG masih memantau kemungkinan terjadinya gempa susulan serta perubahan tinggi muka air laut melalui stasiun tide gauge. Meskipun peringatan dini tsunami telah berakhir, upaya pemantauan terhadap kondisi di wilayah terdampak tetap dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat. BMKG juga akan terus menyampaikan informasi terbaru terkait aktivitas seismik kepada publik.

Potensi gempa maksimal di Busur Belakang Flores ini menjadi perhatian utama, mengingat sejarah gempa serupa pada 1992 yang menimbulkan dampak besar. Masyarakat di sekitar wilayah rawan gempa diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari BMKG.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait