Kemenbud Pantau Aset Budaya Imbas Gempa NTT: Belum Ada Laporan Kerusakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kebudayaan bergerak cepat memantau kondisi aset dan cagar budaya di Nusa Tenggara Timur pascagempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8) pagi. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pemantauan intensif dilakukan secara berkala melalui Balai Pelestarian Kebudayaan di area terdampak guna memastikan kondisi seluruh peninggalan bersejarah tetap terpantau dengan baik.
Hingga saat ini, belum ditemukan adanya laporan kerusakan fisik pada cagar budaya maupun rumah adat. Kendati mayoritas rumah adat di wilayah NTT berbahan dasar kayu dan memiliki kerentanan tinggi terhadap guncangan gempa tektonik, kondisinya dilaporkan masih aman terkendali. Pihak kementerian menegaskan komitmennya untuk terus memonitor perkembangan situasi seandainya terdapat laporan susulan dari daerah.
Peristiwa bencana ini dipicu oleh gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang berpusat di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer. Guncangan kuat yang terjadi pada pukul 04.58 WIB tersebut sempat memicu peringatan dini potensi tsunami, sebelum akhirnya dinyatakan resmi berakhir oleh BMKG pada pukul 07.30 WIB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 09.15
Lagu Hari Merdeka Diaransemen Ulang, Fadli Zon Bidik Gen Z dan Milenial
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.10
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.04
Gempa Kembali Guncang NTT, Magnitudo 5 di Manggarai
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.31
995 Gempa Susulan Guncang NTT, Tak Semua Dirasakan Warga
Berita terkait
BNPB: 53 Orang Meninggal Dunia, 135 Luka-Luka Akibat Gempa NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.47
Anjungan Timor Timur di TMII Akan Dijadikan Museum Persahabatan Indonesia-Timor Leste
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
BMKG Laporkan Sejumlah Gempa Susulan Masih Terjadi di NTT, Terbesar Magnitudo 4,3
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 14.51
BNPB: Gempa Susulan Usai 7,7 M di NTT Capai 731 Kali, Terbesar 6,2 M
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.46