BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Terbanyak di Manggarai Timur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Data ini mencakup 19.006 rumah rusak berat, 11.777 rumah rusak sedang, dan 23.188 rumah rusak ringan. Proses pendataan dilakukan di tujuh kabupaten terdampak, termasuk Manggarai Timur, Ende, dan Sikka, untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara cepat. Hasil pendataan sementara ini masih akan melalui verifikasi dan validasi agar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Data ini juga digunakan untuk menentukan kebutuhan tenaga enumerator serta dukungan hunian sementara (huntara) dan dana tunggu hunian (DTH) bagi warga terdampak. Kabupaten Manggarai masih dalam proses input data dan diproyeksikan selesai dalam satu hingga dua hari ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 06.00
BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak Pascagempa 7,7 M NTT
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 18.40
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, 110 Ribu Mengungsi
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.08
Update Korban Gempa NTT: 83 Meninggal Dunia, 110.785 Mengungsi
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.25
KRI dr. Soeharso-990 Layani Puluhan Korban Gempa NTT di Pelabuhan Reo
Berita terkait
BMKG Catat 4.256 Gempa Susulan di NTT, Terbesar M 6,2
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.37
Gempa-Tsunami Landa NTT, Kementerian PU: Pembukaan Akses Jalan Jadi Prioritas
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 17.31
BMKG: Gempa Susulan NTT Masih Terus Terjadi hingga 30 Hari ke Depan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.55
BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa NTT, dari Uang hingga Hunian Tetap
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 17.02