BNPB: Konsentrasi Titik Panas Tertinggi Ada di Kalbar dan Kalteng, Kualitas Udara Semakin Memburuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi 1.487 titik panas berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan, dengan konsentrasi tertinggi di Kalimantan Tengah (767 titik) dan Kalimantan Barat (560 titik). Data ini diperoleh dari pemantauan satelit NOAA-20 hingga Kamis (20/8). BNPB menyatakan kesiapan memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam pemantauan, pemetaan wilayah rawan, dan penanganan darurat, termasuk penyediaan sarana pemadaman. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan kejadian kebakaran ke otoritas setempat. Fenomena El Nino yang diprediksi membikin musim kemarau lebih kering meningkatkan risiko penyebaran kebakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 06.45
BNPB Catat 1.842 Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 05.45
Penampakan Kalimantan dari Antariksa, Diselimuti Putih Saat Karhutla
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.01
BNPB Deteksi 1.487 Titik Panas Berpotensi Karhutla di Kalimantan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.24
Komisi IV DPR Dorong Pemerintah Libatkan Masyarakat Atasi Karhutla
Berita terkait
Kepala BNPB: OMC, Operasi Darat, dan Operasi Udara Dipadukan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 17.13
BNPB: Titik panas karhutla meningkat pada tiga provinsi di Kalimantan
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 18.15
BNPB Deteksi Titik Api Karhutla di Kalimantan-Sumatra Meningkat
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.25
Kebakaran Hutan Meluas di Kalbar dan Kalteng
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.05