BNPB operasikan empat helikopter water bombing atasi karhutla di Kalsel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoperasikan empat helikopter water bombing untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Keempat helikopter ini sudah siap diterjunkan dan sedang beroperasi, termasuk satu helikopter yang dialihkan dari operasi karhutla di Riau. Sebelumnya, hanya tiga helikopter yang digunakan selama sebulan terakhir.
Dari data BNPB, helikopter water bombing telah melakukan 243 kali pengeboman air selama operasi di Kalsel. Total air yang ditumpahkan melebihi satu juta liter, khususnya ke lahan terbakar yang sulit dijangkau oleh petugas di darat. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah penyebaran api ke area yang lebih luas.
Ariansyah, Kepala Subbid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, menyampaikan bahwa penguatan operasi udara ini diharapkan membuat pemadaman karhutla lebih optimal. Di samping operasi udara, upaya pemadaman juga terus dioptimalkan di darat oleh petugas gabungan sesuai wilayah tugas masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.22
BNPB Perkuat Operasi Darat dan Udara Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 21.00
Hotspot Karhutla Kalsel Naik, Pasukan Darat dan Water Bombing Ditambah
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 20.28
BNPB Kerahkan 17 Helikopter Water Bombing-1.500 Prajurit TNI Padamkan Karhutla
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.58
Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel Belum Bisa Dilakukan, Ini Alasannya
Berita terkait
Bagaimana Helikopter Menjatuhkan Ribuan Liter Air Tepat ke Titik Api?
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.30
TNI AU Kerahkan Pesawat untuk 'Water Bombing' Karhutla di Kalsel
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.45
Menhut Pantau Karhutla Kalsel: Titik Panas Kembali Meningkat, Helikopter Water Bombing Diturunkan
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 15.16
Menhut memastikan penguatan operasi pemadaman karhutla di Kalsel
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 12.30