BNPB Perkuat Operasi Darat dan Udara Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia melalui operasi darat, operasi udara, pemantauan titik api, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penanganan ini dilakukan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait untuk mencegah api meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat. Beberapa kejadian karhutla berhasil dipadamkan, seperti di Kota Batam (35 hektare), Kabupaten Samosir (5 hektare), dan Kabupaten Kutai Barat (10 hektare). Di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, karhutla telah tersebar di tujuh distrik dengan total 396,13 hektare lahan terbakar dan empat kepala keluarga terdampak. Di Kalimantan Barat, empat unit water bombing melakukan delapan sortie dengan total 1.052.000 liter air untuk menangani sekitar 13 hektare lahan. Operasi ini juga didukung oleh OMC dengan penerbangan bahan semai untuk mendorong hujan di wilayah yang berpotensi terdampak.
Di Kalimantan Tengah, operasi udara menemukan 25 fire spot dan tiga helikopter water bombing melakukan 159 kali penjatuhan air. Di Kalimantan Selatan, dua helikopter water bombing melakukan 243 kali penjatuhan air dengan volume 1.029.000 liter untuk menangani sekitar 13 hektare lahan. Di Provinsi Jambi, pemantauan udara menemukan 14 fire spot, dan operasi water bombing berhasil menangani sekitar 226,9 hektare lahan. Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kebakaran di kawasan hutan jati Gunung Bungkuk (7 hektare) berhasil dipadamkan melalui penanganan manual oleh berbagai pihak. Di Aceh Besar, total 11 hektare lahan terbakar dan berhasil dipadamkan dengan empat armada pemadam dan 20 personel.
Presiden Prabowo Subianto turun langsung untuk meninjau lokasi karhutla di Kalimantan Barat dan Riau, serta memastikan pasokan oksigen segera diperkuat untuk mendukung penanganan di Riau. Pemerintah menargetkan karhutla di Kalimantan Selatan padam dalam dua pekan dengan keterlibatan ribuan personel, water bombing, pompa air, dan mobil tangki. Selain karhutla, BNPB juga mencatat kejadian kekeringan di sejumlah daerah yang mempengaruhi akses air bersih bagi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat dianggap kunci untuk pencegahan dan pemantauan berkelanjutan agar karhutla tidak berkembang lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 19.15
Langkah BNPB Tangani Meluasnya Karhutla: Water Bombing hingga OMC
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 21.00
Kendalikan Karhutla Kalimantan, BNPB Perkuat Modifikasi Cuaca dan Tambah Armada Pemadaman
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.58
Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel Belum Bisa Dilakukan, Ini Alasannya
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 13.01
Tekan Karhutla Kalimantan, BNPB Pacu Modifikasi Cuaca dan Siagakan 30 Helikopter
Berita terkait
BNPB Sebut Titik Panas Karhutla di Kalimantan Meningkat, Prioritaskan OMC
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.28
Titik Panas dan Asap Meningkat, BNPB Kerahkan 30 Helikopter Tangani Karhutla Kalimantan
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 12.15
Bagaimana Helikopter Menjatuhkan Ribuan Liter Air Tepat ke Titik Api?
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.30
BNPB Ungkap Potensi Hujan Ringan di Kalbar 21-27 Agustus
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 13.37