Langkah BNPB Tangani Meluasnya Karhutla: Water Bombing hingga OMC
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan ribuan personel dan armada udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi di Sumatra dan Kalimantan. Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen Djohan Darmawan, menyatakan peningkatan titik api terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Untuk Kalimantan Barat, BNPB mengerahkan 10.010 personel, 11 unit helikopter, dan enam unit water bombing, dengan dua pangkalan Satgas Udara yang dibuka di Pontianak dan Ketapang. Di Kalimantan Tengah, 10 unit helikopter dan dua pangkalan udara siap digunakan untuk operasi pemadaman dan modifikasi cuaca (OMC).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.30
Bagaimana Helikopter Menjatuhkan Ribuan Liter Air Tepat ke Titik Api?
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 18.45
Karhutla Makin Parah, Ketua DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pelindungan Masyarakat
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 06.45
BNPB Catat 1.842 Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.23
Karhutla di Kalimantan Makin Parah, Puan: Harus Segera Diatasi
Berita terkait
Akibat Karhutla di Kalimantan, BNPB Minta Warga Kalteng dan Kalbar Pakai Masker
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 18.50
Prabowo Minta Tambah Peralatan Usai Tinjau Karhutla: Water Bombing-Damkar
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 18.20
BNPB Ungkap Potensi Hujan Ringan di Kalbar 21-27 Agustus
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 13.37
Rajiv Minta Kemenkeu Cairkan Anggaran Rp 290,9 M untuk Cegah Karhutla
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 20.42