Bos Pengusaha Bilang Pabrik Makanan Hadapi Harga-Harga Naik Luar Biasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

GAPMMI menyatakan harga pabrikan makanan dan minuman di Indonesia menghadapi kenaikan biaya produksi parah. Adhi S. Lukman menjelaskan tiga komponen utama: bahan baku naik 20% (gula), packaging naik 15% meski sedikit turun dari puncak, dan logistik luar pulau naik 30-40%. Tekanan bersamaan dari ketiga faktor ini menjadi tantangan besar industri makanan minuman seluruhnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.24
Rupiah Menguat ke Rp17.693, Pasar Sambut Positif Destry Jadi Gubernur BI
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 21.45
Ekonom Optimistis terhadap Ekonomi, Publik Masih Pesimistis
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.15
Rupiah Hari Ini Loyo ke 17.744 Tersengat Data Ekonomi AS
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 17.45
Pemerintah Targetkan Bisa Buka 3,49 Juta Lapangan Pekerjaan di 2027
Berita terkait
Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 19.08
Ekonomi Tumbuh Tinggi Tapi Warga RI Masih Demo, Ini Kata Purbaya!
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.35
Muncul Masalah Baru Ancam Manufaktur RI, Apa Obatnya?
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 15.10
Video: Pasar Nilai Target Ekonomi 6% di 2027 "Sangat" Optimistis
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.07