Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mendorong pemerintah daerah memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Menurutnya, stabilitas harga berdampak pada daya beli, konsumsi, produksi, lapangan kerja, dan target pertumbuhan ekonomi 8%. Kemendagri rutin menggelar Rakor Pengendalian Inflasi sejak Oktober 2022. Di Bali, NTB, dan NTT, tantangan utama adalah geografis kepulauan yang menyebabkan konektivitas antarpulau dan biaya logistik tinggi, ditambah faktor pariwisata, permintaan saat hari besar, dan cuaca. Bima menyampaikan tiga agenda: memperkuat kerja sama antardaerah untuk distribusi pangan, mengoptimalkan teknologi informasi untuk pemantauan harga real-time, serta mengoordinasikan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam tata ruang. Pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi dengan Bank Indonesia, Bulog, Kementerian Perdagangan, dan kepemimpinan kepala daerah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait