Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mendorong pemerintah daerah memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Menurutnya, stabilitas harga berdampak pada daya beli, konsumsi, produksi, lapangan kerja, dan target pertumbuhan ekonomi 8%. Kemendagri rutin menggelar Rakor Pengendalian Inflasi sejak Oktober 2022. Di Bali, NTB, dan NTT, tantangan utama adalah geografis kepulauan yang menyebabkan konektivitas antarpulau dan biaya logistik tinggi, ditambah faktor pariwisata, permintaan saat hari besar, dan cuaca. Bima menyampaikan tiga agenda: memperkuat kerja sama antardaerah untuk distribusi pangan, mengoptimalkan teknologi informasi untuk pemantauan harga real-time, serta mengoordinasikan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam tata ruang. Pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi dengan Bank Indonesia, Bulog, Kementerian Perdagangan, dan kepemimpinan kepala daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Juli 2026 pukul 16.06
Pembukaan Rute & Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
Berita terkait
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Kapal Pesiar Haji Isam Dipakai untuk Dukung Program Pemerintah
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.10
Indef Beberkan 3 Sektor Kunci Penggerak Ekonomi Indonesia di RAPBN 2027
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.00
Kapal Mewah Haji Isam Disulap Jadi Pangkalan Logistik Pangan
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.47