BPBD: 7.968 Rumah dan 744 Fasum-Infrastruktur Rusak Akibat Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat 7.968 rumah warga rusak akibat gempa magnitudo 7, hingga Senin (17/8/2026). Selain itu, 744 fasilitas umum dan infrastruktur juga mengalami kerusakan. Data ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring verifikasi lapangan. Pada 15 Agustus 2026, BPBD sempat mencatat hanya 1.639 rumah rusak dan 163 fasilitas. Dalam dua hari, jumlah kerusakan rumah meningkat lebih dari empat kali lipat, sementara fasilitas umum dan infrastruktur mengalami peningkatan empat kali lipat. Peningkatan ini didorong oleh perluasan pendataan di wilayah terdampak seperti Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, dan Sikka. Tim lapangan terus melakukan verifikasi untuk memastikan akurasi data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 01.09
Gempa M5,7 Guncang NTT, Warga Labuan Bajo Berhamburan
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 23.58
TNI AD Kerahkan Kapal Laut Kirim Puluhan Ton Bantuan hingga Tenaga Medis ke NTT
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.55
BMKG: Gempa Susulan NTT Masih Terus Terjadi hingga 30 Hari ke Depan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 18.00
Karang Taruna Nasional Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
Berita terkait
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
Dua Pekan Belajar di Bawah Pohon akibat Gempa, Siswa SMP di Manggarai Barat Menanti Tenda Darurat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21
Komisi IX Dukung Percepatan Perbaikan Faskes Wilayah Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.50