BPBD: 7.968 Rumah dan 744 Fasum-Infrastruktur Rusak Akibat Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat 7.968 rumah warga rusak akibat gempa magnitudo 7, hingga Senin (17/8/2026). Selain itu, 744 fasilitas umum dan infrastruktur juga mengalami kerusakan. Data ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring verifikasi lapangan. Pada 15 Agustus 2026, BPBD sempat mencatat hanya 1.639 rumah rusak dan 163 fasilitas. Dalam dua hari, jumlah kerusakan rumah meningkat lebih dari empat kali lipat, sementara fasilitas umum dan infrastruktur mengalami peningkatan empat kali lipat. Peningkatan ini didorong oleh perluasan pendataan di wilayah terdampak seperti Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, dan Sikka. Tim lapangan terus melakukan verifikasi untuk memastikan akurasi data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 11.17
Gelar Aksi Kemanusiaan Gempa NTT di HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina: Hadir Untuk Dukung Korban Bencana
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.18
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 09.15
HUT Ke-81 RI, Pemerintah Pastikan Korban Gempa NTT Tertangani Maksimal
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 07.22
Raja Salman & MBS Turut Belasungkawa atas Gempa NTT dan Ucapkan Selamat HUT RI
Berita terkait
Update Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.25
Ribuan Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT, Terbanyak di Kabupaten Ngada
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 00.40
HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina Pimpin Aksi Kemanusiaan Gempa di NTT
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.04
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20