BPJS Gelontorkan Rp 100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPJS Kesehatan mengalokasikan lebih dari Rp 100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung pada periode 2015-2025. Penyakit jantung menjadi penyakit kronis dengan biaya termahal, naik dari 4,6 juta kasus dan Rp4,4 triliun di 2015 menjadi 29,8 juta kasus dan Rp17,4 triliun di 2025. Gagal ginjak dan kanker berada urutan kedua dan ketiga dengan biaya Rp83,8 triliun serta Rp66 triliun masing-masing. Penyakit katastropik menghabiskan 26,42% dari total biaya BPJS. BPJS menggagas Program Prolanis Muda untuk mencegah penyakit kronis pada usia di bawah 45 tahun melalui skrining rutin dan perubahan gaya hidup sehat.
Bagikan
Berita terkait
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
kumparan · 18 September 2026 pukul 20.35
236 Karya Bersaing, Ini Pemenang Lomba Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026
Detik.com · 17 September 2026 pukul 19.49
Tekan Kasus Jantung dengan Masifkan Upaya Promotif dan Preventif
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.33
Kasus Jantung Capai 29,7 Juta, BPJS Perkuat Layanan Berbasis Outcome
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.19