Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Tekan Kasus Jantung dengan Masifkan Upaya Promotif dan Preventif

Penyakit jantung (PJB) merupakan salah satu penyakit dengan biaya tinggi yang dijamin oleh Program JKN. Koordinator BPJS Watch, Timboel Siregar, menekankan perlunya upaya promotif dan preventif sekaligus penerapan pola hidup sehat untuk menekan angka PJB yang tinggi. Ia juga menyarankan Program JKN ditingkatkan efisiensinya dengan pendekatan Value-Based Health Care berbasis outcome. Sementara itu, Kepala RS Dustira, Muchlas Fahmi, mengaku komitmen meningkatkan kualitas pelayanan penyakit jantung, terbukti dengan 975 pasien cathlab seluruhnya peserta JKN dari Januari hingga Agustus 2026. Direktur BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyatakan kecepatan penanganan pasien kritis seperti serangan jantung penting untuk menurunkan angka kematian, sementara program JKN mengalami defisit Rp2 triliun per bulan dan menantikan donasi dana Rp20 triliun dari Kemenkeu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait