BPOM Soroti Higienitas SPPG Palembang, Pemkot Diminta Segera Benahi IPAL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyoroti masalah higienitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palembang. Kepala BPOM Taruna Ikrar menemukan saluran Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) terbuka saat peninjauan pada Jumat 31 Juli 2026, yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya serangga pembawa penyakit seperti lalat. Kondisi ini mengganggu kebersihan pengolahan makanan dan harus segera diperbaiki oleh Pemerintah Kota.
Taruna menegaskan pembenahan IPAL penting untuk mencegah risiko kejadian luar biasa keracunan makanan. Data tahun 2025 menunjukkan 21.094 anak mengalami kasus keracunan, sehingga pengawasan ketat dari bahan baku hingga distribusi makanan perlu diperkuat. Hal ini terkait Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan memastikan keamanan pangan bagi anak-anak.
BPOM menerapkan strategi pengawasan seperti surveillance berdasarkan kerawanan wilayah, pelatihan ahli SPPG sebagai agen pengawasan, dan koordinasi lintas lembaga untuk menjangkau puluhan ribu SPPG di seluruh Indonesia. Langkah ini mendukung upaya reduksi kasus keracunan dan memastikan standar higienitas terpenuhi.
Bagikan
Berita terkait
198 Siswa dan Guru Keracunan MBG, SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Dihentikan 20 Hari
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 11.36
Pengawasan MBG Segera Berjalan, Rp 509 Miliar Disiapkan BPOM
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 20.17
DPR Setujui Rp509 Miliar untuk Kawal MBG, BPOM Siapkan Pengawasan hingga Mitigasi Keracunan
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 22.13
Tiga SPPG di Bandung Masuk Pengawasan Khusus, Pemkot Beri Waktu 2 Pekan
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 17.11