BPS Jelaskan Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja DTSEN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjelaskan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan tunggal terintegrasi dalam perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi program pembangunan nasional. DTSEN dibangun dari penggabungan tiga sumber utama: Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskerasan Ekstrem (P3KE), dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), yang dipertajam dengan data administrasi dan disinkronkan dengan data kependudukan dari Dukcapil Kemendagri. DTSEN bertujuan menghindari tumpang tindih sasaran bantuan sosial dan memungkinkan penilaian efektivitas program secara tepat. Pengelompokan desil kesejahteraan dalam DTSEN menjadi perbincangan publik karena dianggap tidak akurat, sehingga pemahaman masyarakat terhadap konsep ini menjadi perhatian utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
BPS Jelaskan soal Desil dalam DTSEN
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.17
BPS Ungkap Alasan Desil Tak Selalu Cocok dengan Kekayaan Warga: Bukan Ukuran Kondisi Ekonomi
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.29
Bagaimana Cara Menentukan Desil? Ini Kata Kepala BPS
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.25
Terbaru! Data 290 Juta Warga RI Sudah Masuk DTSEN
Berita terkait
BPS Buka-bukaan Dasar Penentuan Desil 1-10
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 05.55
DTSEN Jadi Rujukan Bersama, BPS Jelaskan Arti Desil
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.09
BPS Jelaskan Fungsi Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 17.04
DTSEN Jadi Rujukan Bersama, BPS Jelaskan Arti Desil
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 14.43