Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Lapor Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07% per Maret 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kemiskinan di Indonesia turun menjadi 8,07% pada Maret 2026, dibandingkan 8,25% pada September 2025. Jumlah penduduk miskin juga berkurang dari 23,36 juta orang pada September 2025 menjadi 22,93 juta orang pada Maret 2026, atau penurunan sekitar 430 ribu orang. Garis kemiskinan nasional pada Maret 2026 ditetapkan pada Rp669.235 per kapita per bulan, naik 4,33% dari September 2025 yang sebesar Rp641.443 per kapita per bulan. BPS menjelaskan bahwa garis kemiskinan perlu dilihat dalam konteks rumah tangga, karena pengeluaran seperti sewa rumah, listrik, dan konsumsi beras biasanya dilakukan bersama dalam satu rumah tangga. Rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,62 anggota, sehingga garis kemiskinan rumah tangga nasional mencapai Rp3.091.866. Angka ini bervariasi antar provinsi tergantung tingkat harga, pola konsumsi, dan jumlah anggota rumah tangga miskin di setiap wilayah. Berdasarkan lokasi, tingkat kemiskinan di perdesaan (10,67%) masih lebih tinggi dibandingkan perkotaan (6,34%) pada Maret 2026, meskipun keduanya mengalami penurunan dibandingkan September 2025.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait