Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Ungkap Anggaran MBG Ikut Dorong Ekonomi RI Tumbuh 5,29%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 mencapai 5,29% secara year on year (yoy), sedikit lebih lambat dibanding kuartal I-2026 yang tumbuh 5,61%, namun lebih cepat dibanding kuartal II-2025 yang hanya 5,12%. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa percepatan pencairan anggaran Makan Bergizi Nasional (MBG) menjadi salah satu faktor dukung pertumbuhan ekonomi tersebut. Realisasi pencairan anggaran MBG hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp98,8 triliun, dengan alokasi Rp54,1 triliun pada kuartal I-2026 dan Rp44,7 triliun pada kuartal II-2026. Dibandingkan dengan kuartal II-2025 yang hanya Rp2,9 triliun, realisasi kuartal II-2026 naik hampir 15 kali lipat.

Kenaikan realisasi anggaran MBG berimbas pada pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 15,97% pada kuartal II-2026, turun dari 21,81% pada kuartal I-2026, namun jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal II-2025 yang terkontraksi 0,32%. Kontribusi konsumsi pemerintah terhadap PDB juga meningkat dari 6,93% pada kuartal II-2025 menjadi 7,57% pada kuartal II-2026. Sebaliknya, porso konsumsi masyarakat sebagai pendorong PDB sedikit menurun dari 54,25% pada kuartal II-2025 menjadi 53,32% pada kuartal II-2026, meskipun masih menjadi komponen terbesar.

Menurut Edy, setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan realisasi anggaran yang terus meningkat, konsumsi pemerintah diproyeksikan akan terus mendukung laju pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal-kuartal mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait