Bu Rini: PPPK Paruh Waktu Bukan Sekadar Angka, tetapi Ujung Tombak Pelayanan Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia menunjukkan kekecewaan mendalam terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026. Sekretaris Jenderal Aliansi, Rini Antika, menyatakan bahwa harapan mereka akan solusi atau kabar baik bagi PPPK paruh waktu tidak terpenuhi. Sebelum pidato tersebut, Aliansi telah berupaya keras melalui jalur persuasif dan konstitusional, termasuk melakukan audiensi dengan berbagai lembaga negara seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, hingga DPR RI. Namun, Presiden lebih banyak fokus menyampaikan agenda besar pembangunan dan transformasi infrastruktur, sehingga aspirasi khusus pelayanan publik PPPK paruh waktu terabaikan. Aliansi mempertahankan pendekatan yang bermartabat, namun kekecewaan ini menunjukkan kesenjangan antara ekspektasi ASN dan realita kebijakan yang disampaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 14.27
Akademisi Soroti Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan Presiden Prabowo, Pertanyakan Berbagai Program
Berita terkait
5 Berita Terpopuler: Pidato Presiden Bikin PPPK Bertanya-tanya, 7 September 30 Ribu GTK PPPK PW Turun ke Jalan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.28
Jelang Pidato Kenegaraan, Iring-iringan Presiden Prabowo Tiba di Gedung DPR
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 08.42
Wakil Ketua MPR Harap Presiden Sampaikan Keberlanjutan Roadmap Pertumbuhan 8 Persen
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.40
Jelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Lalin Gatot Subroto Mulai Dijaga
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.07