Akademisi Soroti Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan Presiden Prabowo, Pertanyakan Berbagai Program
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Akademisi dari Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) mengkritik pidato kenegaraan dan nota keuangan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada 14 Agustus 2026. Para ahli, termasuk Asfinawati, Sulistyowati Irianto, dan Bivitri Susanti, menilai pidato tersebut lebih banyak berisi klaim sepihak dan statistik yang tidak didukung laporan pertanggungjawaban yang jelas.
Kritik utama tertuju pada klaim keberhasilan pendirian koperasi desa, program Makan Bergizi Gratis yang disebut sukses meski dilaporkan terjadi korupsi dan keracunan 40 ribu anak, serta isu swasembada pangan yang dianggap tidak menjamin stabilitas harga. FIAD menilai hal ini menunjukkan melemahnya peran ilmu pengetahuan dalam pengambilan keputusan publik dan ketidaksesuaian retorika perlindungan rakyat dengan fakta lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.10
Bu Rini: PPPK Paruh Waktu Bukan Sekadar Angka, tetapi Ujung Tombak Pelayanan Publik
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 08.42
Jelang Pidato Kenegaraan, Iring-iringan Presiden Prabowo Tiba di Gedung DPR
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.40
Wakil Ketua MPR Harap Presiden Sampaikan Keberlanjutan Roadmap Pertumbuhan 8 Persen
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.07
Jelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Lalin Gatot Subroto Mulai Dijaga
Berita terkait
KH Maruf Amin Ingatkan Program Prabowo Jangan Melenceng dan Jadi Celah Korupsi
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 22.15
Komentar SBY Soal Pidato Prabowo, Soroti Target Ekonomi 6%
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.15
Cerita Siswa Sekolah Rakyat Terpilih Jadi Penampil Paduan Suara di Istana
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.07
81 Tahun Merdeka, Mengapa Kelas Menengah Indonesia Justru Menyusut?
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 20.20