Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
Warga di Sukarame, Bandar Lampung mengalami dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Rumah mereka berdebu, udara terasa sesak, dan banyak yang menggunakan masker. Abu menyebar hingga Jakarta dan Jawa Barat. PVMBG menyatakan erupsi menerus berlangsung 32 jam dan berhenti pada 06 September 2026, namun ada peluang kembali erupsi. Abu mengandung partikel halus yang mengiritasi saluran pernapasan, menyebabkan batuk, sakit tenggorokan, dan sesak napas. PVMBG imbau penggunaan masker N95/KN95 dan menghindari aktivitas di luar rumah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 6 September 2026 pukul 11.46
Abu Vulkanik G. Anak Krakatau Mengandung Silika Seperti Serpihan Kaca yang Tajam
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.44
8 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 11.07
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Jangan Panik
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 10.48
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Berita terkait
Waspada Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Cara Melindungi Diri
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.44
Cerita Warga Bekasi Rumahnya Tiba-Tiba Penuh Abu Vulkanik Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 10.13
Abu Krakatau Sudah Sampai Jakarta, Pramono Minta Warga Terapkan 5M
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.41
Imbas Erupsi Anak Krakatau, Lift dan Eskalator Halte Transjakarta Dimatikan
kumparan · 6 September 2026 pukul 12.40