Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bumi Menunjukkan Tanda-tanda Kehancuran seperti 252 Juta Tahun Lalu

Penelitian terbaru yang dipimpin oleh Universitas Stanford mengungkap bahwa pemanasan lautan dan penipisan oksigen – dua faktor utama kepunahan massal Permian sekitar 252 juta tahun lalu – kembali muncul akibat perubahan iklim saat ini. Pada masa itu, letusan gunung berapi besar memicu pelepasan gas rumah kaca masif yang meningkatkan suhu global secara drastis, sehingga memusnahkan sekitar 90% spesies laut dan 70% spesies vertebrata darat. Bencana tersebut menjadi kepunahan massal terbesar dalam catatan sejarah kehidupan di Bumi.

Para peneliti menemukan bahwa organisme purba yang sebelumnya mendominasi dasar laut memiliki keterbatasan dalam menoleransi lingkungan rendah oksigen, khususnya saat mereka dalam kondisi aktif. Keunggulan adaptif mereka hampir sepenuhnya hilang saat harus bergerak atau mencari makan, membuat mereka sangat rentan terhadap kombinasi pemanasan laut dan penipisan oksigen. Setelah bencana tersebut, spesies yang lebih modern seperti moluska, ikan, bintang laut, dan landak laut secara bertahap menggantikan dominasi organisme purba. Temuan ini dipublikasikan pada 30 Juli dan relevan dengan kondisi lautan akibat perubahan iklim saat ini.

Berita terkait