Bupati PALI Diduga Minta Pejabat BPK 'Akali' Predikat WTP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530864/original/019695200_1773496477-4.jpg)
Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, diperiksa KPK sebagai saksi terkait dugaan permintaan pengubahan opini laporan keuangan daerah dari Wajar dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Asgianto diduga berkomunikasi dengan tersangka AG dan BB di BPK agar Kabupaten PALI mendapatkan predikat WTP, mengingat wilayah tersebut belum pernah meraih opini tersebut sejak 2013.
Kasus ini berkembang dari operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Muara Enim, Edison, yang melibatkan suap kepada oknum BPK sebesar Rp1,6 miliar untuk mengubah hasil audit. KPK kini mendalami apakah permintaan Bupati PALI juga melibatkan pemberian uang atau suap serupa, serta menelusuri kemungkinan adanya praktik serupa di daerah lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.59
4 ASN BPK Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 23.26
KPK Duga Bupati PALI Minta Pejabat BPK Ubah Predikat WDP ke WTP
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 18.57
Tak Pernah Dapat Predikat WTP, KPK Duga Bupati Pali Coba Urus Hasil Audit BPK
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Terkait OTT Rektor Unsoed Akmad Sodiq
Berita terkait
Anggota BPK Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 8 Jam Terkait Kasus Muara Enim
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 19.26
Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Dipanggil KPK Lagi, tetapi
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 16.47
KPK Panggil Pejabat BPK RI dan BPK Aceh Terkait Audit Muara Enim
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 14.12
KPK Panggil 3 Orang BPK sebagai Saksi Kasus Suap Audit Muara Enim
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 20.53