KPK Duga Bupati PALI Minta Pejabat BPK Ubah Predikat WDP ke WTP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK memeriksa Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto sebagai saksi terkait kasus dugaan suap Bupati Muara Enim Edison. Dalam pemeriksaan, KPK menduga Bupati PALI meminta pejabat BPK mengubah opini laporan keuangan daerah dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Permintaan ini diduga dilakukan karena Kabupaten PALI belum pernah mendapatkan opini WTP sejak 2013, selalu mendapatkan WDP. Keterangan Bupati PALI juga mengonfirmasi dugaan suap serupa tidak hanya terjadi di Kabupaten Muara Enim, tetapi juga di daerah-daerah lain. KPK masih mendalami apakah permintaan tersebut berujung pada pemberian uang atau suap. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya terkait penerimaan suap dalam pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan Pemkab Muara Enim. KPK menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus ini, termasuk Bupati Muara Enim Edison dan 4 orang lainnya yang terkait dengan pemberian suap kepada ASN BPK untuk mengubah hasil audit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.08
Bupati PALI Diduga Minta Pejabat BPK 'Akali' Predikat WTP
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 18.57
Tak Pernah Dapat Predikat WTP, KPK Duga Bupati Pali Coba Urus Hasil Audit BPK
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.33
KPK Panggil Sejumlah Pegawai BPK Sumsel Terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 19.30
KPK: Pengondisian Audit BPK Tak Hanya Terjadi di Muara Enim
Berita terkait
Anggota BPK Bobby Absen, KPK Panggil Ulang Terkait Kasus Bupati Muara Enim
Detik.com · 25 September 2026 pukul 16.08
Anggota BPK Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 8 Jam Terkait Kasus Muara Enim
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 19.26
KPK Kembali Periksa Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 13.18
Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Dipanggil KPK Lagi, tetapi
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 16.47