Cair, Utang dari ADB Senilai Rp11,5 Triliun ke Kas Negara, Ini Peruntukannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pinjaman sebesar US$650 juta atau sekitar Rp11,5 triliun untuk mendukung program Accelerating Decentralization for Improved Local Governance (ADIL) di Indonesia. Dana ini dialokasikan untuk modernisasi pengelolaan fiskal daerah, penguatan tata kelola digital, serta peningkatan kualitas layanan publik guna mengatasi ketimpangan administratif antarwilayah.
Program ini fokus pada pengembangan platform digital nasional untuk integrasi data fiskal dan perbaikan sistem pajak properti guna meningkatkan pendapatan daerah. Selain itu, kerja sama ini mencakup penganggaran yang responsif terhadap hak sipil, perlindungan perempuan dan anak, serta integrasi risiko bencana. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap RPJMN 2025-2029 dan Visi Indonesia Emas 2045 untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.16
ADB Gelontorkan Rp11,5 Triliun untuk Dorong Reformasi Fiskal Daerah
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.54
RI Dapat Utang Rp 11,5 T dari ADB, untuk Apa?
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 16.49
ADB beri pinjaman 650 juta dolar untuk perkuat pengelolaan fiskal RI
Berita terkait
Kolaborasi Perluas Pembiayaan bagi UKM Bikin Dunia Usaha Lebih Percaya Diri
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 14.45
Purbaya Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh 6% pada 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.50
DPD RI Usulkan Kenaikan Transfer ke Daerah Jadi Rp780,22 Triliun di RAPBN 2027
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.18
Kemenkeu Siap Terbitkan SBN Valas, Masih Ada Sisa Kuota US$ 2 Miliar
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.30