Canggih! Bansos Digital Bakal Pakai Alat Pengenal Wajah Penerima
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana mengintegrasikan data kependudukan Dukcapil dengan data kepemilikan aset untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial (bansos). Sistem digitalisasi ini akan menggunakan teknologi pengenal wajah (face recognition) sebagai alat verifikasi utama penerima bantuan.
Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data biometrik wajah dengan informasi aset seperti kepemilikan tanah dari ATR/BPN dan kendaraan dari kepolisian. Tujuannya adalah mendeteksi penerima bansos yang tidak layak karena memiliki aset berharga. Meski demikian, pemerintah menyediakan mekanisme sanggah bagi masyarakat yang kondisi ekonominya berubah, misalnya akibat bencana alam, agar tetap bisa mendapatkan bantuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 September 2026 pukul 19.24
Digitalisasi Bansos Targetkan 48 Juta Penduduk, Gus Ipul Dorong Agen Perlinsos
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 16.04
Daftar Mandiri Penerima Bansos Digital, Siapkan Nomor Meteran PLN hingga Verifikasi Wajah
kumparan · 30 September 2026 pukul 15.13
Pemerintah Buka Rekrutmen Agen Perlinsos, TNI-Polri hingga ASN Bisa Daftar
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.06
Pemerintah Kerahkan TNI-Polri hingga Warga Buat Verifikasi Data Bansos
Berita terkait
Penerima Bansos Bakal Pakai Scan Wajah, Punya Mobil-Tanah Langsung Ketahuan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.50
Daftar Ulang Penerima Bansos, Pemerintah Jamin Lebih Tepat Sasaran!
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.30
Pemerintah Cek Wajah Penerima Bansos, Lacak Aset Tanah hingga Mobil
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.45
Luhut Ungkap 50% Bansos Salah Sasaran, Sistem Digital Diluncurkan Oktober
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.46