CBG Lestari Produksi PalmCo-Renikola Diserap Pertagas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV PalmCo), PT reNIKOLA Primer Energi (PT RPE), dan PT Pertagas Niaga (PTGN) telah menandatangani kesepakatan untuk pemanfaatan gas biometana terkompresi (CBG) berskala klaster. Perjanjian ini melibatkan penjualan CBG jangka panjang dari PT RPE ke PTGN, yang merupakan anak usaha PT Pertamina Gas. CBG dihasilkan dari limbah delapan pabrik kelapa sawit milik PTPN IV, sebagai bagian dari upaya transisi energi dan dekarbonisasi di sektor perkebunan kelapa sawit nasional.
Proyek pengembangan delapan klaster fasilitas CBG ini membutuhkan investasi sebesar USD 45 juta. Setelah beroperasi penuh, proyek ini diproyeksikan dapat mensuplai energi terbarukan lebih dari 830.000 MMBtu per tahun. Langkah ini juga merupakan implementasi ekonomi sirkular, di mana pemanfaatan limbah kelapa sawit tidak hanya mengatasi tantangan lingkungan tetapi juga menciptakan nilai tambah secara ekonomis.
Dengan mengubah emisi metana dari limbah cair pabrik kelapa sawit menjadi energi terbarukan, PalmCo menunjukkan peran industri kelapa sawit dalam mendukung pembangasan rendah karbon di Indonesia. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen peningkatan keberlanjutan operasional dan pemanfaatan sumber daya yang ada secara optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.20
Sampah Plastik Bisa Jadi BBM Terbarukan, Bahkan Lebih Bagus Solar
Berita terkait
Pengembangan Biometana Terklaster Bidik Produksi 830 Ribu MMBtu per Tahun
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.27
Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.34
Kembangkan Biometana, Pertagas Niaga Bakal Beli CBG reNIKOLA
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.40
250 PLTU RI Berpotensi Simpan 'Harta Karun' Masa Depan Dunia
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.00