Pengembangan Biometana Terklaster Bidik Produksi 830 Ribu MMBtu per Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT reNIKOLA Primer Energi (RPE) mengembangkan ekosistem biometana terklaster yang menggabungkan sumber gas terbarukan dari delapan pabrik kelapa sawit PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV). Proyek senilai US$40 juta ini memiliki kapasitas produksi diperkirakan melebihi 830.000 MMBtu per tahun. Bahan baku utama yang digunakan adalah palm oil mill effluent (POME) dari pabrik kelapa sawit tersebut. RPE menandatangani perjanjian jual beli gas biometana terkompresi (CBG) jangka panjang dengan PT Pertagas Niaga (PTGN), anak perusahaan PT Pertamina Gas (PERTAGAS), dengan masa kontrak 15 tahun. PTGN akan menjadi pembeli utama CBG yang diproduksi dan menggunakan jaringan distribusi gas alam yang sudah ada untuk menyalurkan ke konsumen industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.34
Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.40
Kembangkan Biometana, Pertagas Niaga Bakal Beli CBG reNIKOLA
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 23.25
Pertamina Sabet 'Bakti Koperasi Pradana Nayaka' di Koperasi Awards 2026
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.50
Bos PGE Beberkan Sederet Proyek Geothermal Demi Kejar Target 1 GW
Berita terkait
Distribusi Biodiesel Indonesia Hadapi Tantangan, Konektivitas Maritim Jadi Kunci
JawaPos · 28 September 2026 pukul 23.46
Pertamina Energi Terbarukan Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.31
Energi Terbarukan Pertamina Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.31
Hari Tani Nasional, Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani
JawaPos · 24 September 2026 pukul 11.00