Cegah Karhutla Way Kambas, Firman Soebagyo Dorong Penguatan Deteksi Dini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendorong perubahan strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, dengan fokus pada pencegahan dan deteksi dini. Menurutnya, pendekatan yang selama ini dilakukan hanya fokus pada pemadaman setelah kebakaran terjadi, sehingga perlu dibalik menjadi pencegahan sejak dini. "Mencegah itu jauh lebih murah, lebih cepat, dan menyelamatkan nyawa satwa dan manusia," ujarnya. Way Kambas sebagai kawasan konservasi menjadi habitat satwa dilindungi seperti gajah, badak Sumatera, dan harimau Sumatera, sehingga sistem pengendalian karhutla harus melindungi kawasan tersebut. Firman menekankan tiga langkah utama: mencegah kebakaran sejak awal, mendeteksi titik api dengan cepat, dan bersama-sama bertindak saat kebakaran terjadi. Untuk memperkuat pencegahan, ia mendorong edukasi masyarakat desa penyangga dan penggunaan kamera pemantau serta drone untuk deteksi dini. Selain itu, kesiapan penyelamatan satwa, termasuk jalur evakuasi dan embung air, juga perlu dipastikan. Firman menegaskan bahwa TNWK merupakan ASEAN Heritage Park dan rumah terakhir Badak Sumatera, sehingga perlunya perlindungan penuh dari negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 08.03
Orang Utan Sampurna Mati Usai Berjuang dari Asap Karhutla
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 21.32
Pemerintah Diminta Tiru Cina untuk Tangani Karhutla
Berita terkait
Orang Utan Sempurna yang Pingsan Akibat Asap Karhutla di Kalbar Mati
Detik.com · 3 September 2026 pukul 19.35
Karhutla Gambut Sulit Dipadamkan, Ini Penjelasan Pakar IPB
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 21.38
Atasi Karhutla, Kapolda Riau Minta Perusahaan Jadi First Responder
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.13
Tim Alpa TNI Diterjunkan Padamkan Titik Api yang Sulit Terjangkau di Taman Nasional Way Kambas
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.27