CEIC Sebut Sinyal Pelemahan Ekonomi Indonesia Menguat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kajian NEXT Indonesia Center menunjukkan adanya potensi perlambatan ekonomi nasional berdasarkan penurunan sejumlah indikator utama. Composite Leading Indicator (CLI) OECD tercatat turun ke level 99,81 pada Juni 2026, sedangkan Leading Economic Indicator (LEI) rilisan CEIC anjlok 9,69% menjadi 92,41. Penurunan ini menandakan adanya pergeseran momentum pertumbuhan ekonomi yang patut diwaspadai sejak akhir 2025.
Pelemahan tersebut mulai merambah ke sektor riil dan konsumsi rumah tangga yang menopang 53,82% PDB. Indeks Keyakinan Konsumen merosot ke angka 117,8 pada Juni 2026 seiring berlanjutnya kontraksi penjualan eceran. Pada sektor investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terkontraksi 1,45% menjadi Rp502,9 triliun, meski total nilai investasi secara umum masih tertolong oleh ekspansi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 17,36%.
Sektor eksternal juga mengalami tekanan akibat lonjakan impor sebesar 18,37%, yang memangkas surplus perdagangan hingga 81,64% menjadi US$3,6 miliar serta sempat memicu defisit bulanan. Kendati situasi ini belum mengarah pada krisis atau resesi, pemerintah diharapkan segera mengambil langkah antisipatif guna menjaga daya beli masyarakat dan menopang ekspansi dunia usaha domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 08.29
Menko Airlangga Ungkap 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI 2027, Ada Digitalisasi hingga Bursa Mineral
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.06
Danantara Berhasil Buktikan Kinerja, Pesimisme Berubah Jadi Optimisme
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Pemerintah nyatakan cadangan devisa aman senilai 145,3 miliar dolar AS
Berita terkait
Tantangan Ekonomi 2026: Transformasi Manufaktur dan Literasi Finansial Jadi Kunci Pertumbuhan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.15
Pemerintah Sebut Prospek Pertumbuhan Ekonomi RI Positif
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.22
Prabowo Sebut Banyak Laba BUMN Melonjak Tajam
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Realisasi Investasi Semester I-2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Prabowo Optimistis Ekonomi Tumbuh 6%
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.10