Pengusaha Waspadai Harga Minyak Bisa Gerus Surplus Neraca Perdagangan RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mewaspadai kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi menggerus surplus neraca perdagangan Indonesia. Meski demikian, ia tetap optimistis kinerja neraca perdagangan akan terus positif karena didorong oleh peningkatan komoditas ekspor unggulan melalui kebijakan pemerintah.
Sektor manufaktur seperti tekstil, alas kaki, elektronik, dan furnitur menjadi penopang utama ekspor. Selain itu, Indonesia mengoptimalkan ekspor mineral kritis yang telah diolah untuk meningkatkan nilai tambah, terutama bauksit yang diproses menjadi alumina dan aluminium karena tingginya permintaan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.31
Revisi UU KADIN Disorot, Anindya Bakrie Ingin UMKM Naik Kelas
Berita terkait
Ekonom Ungkap 'Harta Karun' Ekspor RI Selain Nikel-CPO-Batu Bara
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.10
Nilai ekspor perdagangan RI Januari-Juni capai 140,81 miliar dolar AS
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 13.16
KADIN DIY Sambangi Industri Rembang, dari Pabrik New Balance hingga Mebel Ekspor
kumparan · 18 September 2026 pukul 15.23
Menjaga devisa, merawat daya saing ekspor
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 07.43